HIPJI Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Kompetensi Tim Pengelola Jurnal

HIPJI · RILIS ORGANISASI

Penguatan jurnal ilmiah membutuhkan dukungan kelembagaan yang konsisten terhadap orang-orang yang menjalankan proses editorial.

Kompetensi Pengelola Jurnal Perlu Menjadi Agenda Perguruan Tinggi

Himpunan Penerbit Ilmiah Indonesia (HIPJI) mendorong perguruan tinggi menempatkan pengembangan kompetensi tim pengelola jurnal sebagai bagian dari agenda peningkatan mutu publikasi ilmiah. Dukungan tersebut perlu menjangkau editor, reviewer, editor teknis, dan manajer jurnal sesuai tanggung jawab masing-masing.

Pengelolaan jurnal melibatkan pekerjaan yang saling berkaitan, mulai dari pemeriksaan awal naskah, pemilihan penelaah, pengambilan keputusan editorial, hingga pengelolaan metadata dan komunikasi dengan penulis. Kelemahan pada salah satu tahap dapat memengaruhi kelancaran serta akuntabilitas seluruh proses.

“Kualitas jurnal sangat bergantung pada kompetensi dan integritas orang-orang yang mengelolanya. Karena itu, kami mendorong perguruan tinggi memberi dukungan nyata bagi pengembangan editor, reviewer, dan manajer jurnal, sekaligus memastikan kemampuan tersebut diterapkan dalam proses editorial.”

Andri Putra Kesmawan, Ketua Umum HIPJI

Dukungan Kampus Perlu Menyentuh Praktik Kerja

HIPJI mengusulkan agar perguruan tinggi memulai pembenahan melalui pemetaan kebutuhan kompetensi. Pemetaan dapat dilakukan dengan meninjau pembagian tugas, hambatan alur kerja, dan contoh hasil pekerjaan editorial, kemudian menyusun prioritas pengembangan sesuai kondisi setiap jurnal.

Dukungan kelembagaan dapat diwujudkan melalui alokasi waktu kerja yang memadai, akses pelatihan berbasis kebutuhan, pendampingan, serta evaluasi berkala. Kampus juga perlu memastikan tim memiliki prosedur yang jelas untuk menangani konflik kepentingan dan persoalan etika publikasi.

LSP PII Mendukung Pengakuan Kompetensi

LSP Penerbitan Ilmiah Indonesia (LSP PII) didirikan atas inisiasi HIPJI untuk mendukung pengakuan kompetensi di bidang penerbitan ilmiah. Situs resmi LSP PII menyediakan informasi skema, persyaratan, dan alur asesmen yang dapat dipelajari calon peserta.

Pilihan skema terkait jurnal mencakup penulis artikel ilmiah, penelaah artikel jurnal ilmiah, editor teknis, editor bagian, editor jurnal, serta manajer jurnal. Pemilihan skema perlu disesuaikan dengan peran dan bukti kompetensi peserta.

Sertifikasi merupakan asesmen kompetensi individu sesuai skema. Sertifikasi tidak otomatis menjadi akreditasi jurnal atau jaminan indeksasi. Kemampuan yang diakui perlu diterapkan dan dievaluasi dalam pekerjaan sehari-hari.

Ukur Perbaikan Proses Editorial

Sebagai tindak lanjut, HIPJI mengusulkan evaluasi terhadap kelengkapan dokumentasi editorial, mutu komunikasi, tindak lanjut hasil telaah, dan kejelasan alasan keputusan. Evaluasi tersebut dapat membantu kampus menilai manfaat pengembangan SDM secara lebih nyata.

Penguatan tim jurnal diharapkan menjadi investasi kelembagaan yang berkelanjutan. HIPJI mengajak perguruan tinggi membangun hubungan yang lebih erat antara peningkatan kapasitas individu, dukungan organisasi, dan pertanggungjawaban mutu penerbitan.