Apresiasi Ketua Umum HIPJI atas Sinergi LSP PII dan Unsoed dalam Penguatan Kompetensi Editor Jurnal Ilmiah

HIPJI · Kualitas dan Integritas Jurnal

Ketua Umum HIPJI mengapresiasi sinergi LSP PII dan LPPM Unsoed dalam memperkuat kompetensi editor jurnal ilmiah.

Andri Putra Kesmawan, Ketua Umum HIPJI, di lokasi uji sertifikasi kompetensi Editor Jurnal Ilmiah di Unsoed, 29 Oktober 2026.
Ketua Umum HIPJI, Andri Putra Kesmawan, pada kegiatan uji sertifikasi kompetensi Editor Jurnal Ilmiah di Unsoed, Kamis (29/10/2026).

PURWOKERTO — Ketua Umum Himpunan Penerbit Ilmiah Indonesia (HIPJI), Andri Putra Kesmawan, mengapresiasi sinergi Lembaga Sertifikasi Profesi Penerbitan Ilmiah Indonesia (LSP PII) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi dengan skema Editor Jurnal Ilmiah.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Pertanian Unsoed, Purwokerto, Kamis (29/10/2026), tersebut diikuti 47 peserta. Penyelenggaraan sertifikasi ini menjadi kesempatan bagi para editor-in-chief di lingkungan Unsoed untuk mengikuti penilaian kompetensi sesuai persyaratan skema yang diikuti.

Andri menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama tersebut sebagai langkah bersama dalam memperkuat profesionalisme sumber daya manusia penerbitan ilmiah, khususnya editor yang memegang tanggung jawab dalam menjaga kualitas pengelolaan jurnal.

“Semoga melalui sertifikasi kompetensi ini, para editor-in-chief dapat terus menjaga kualitas tata kelola jurnal yang mereka pimpin serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap proses penerbitan ilmiah,” ujar Andri.

Andri Putra Kesmawan
Ketua Umum HIPJI

Penguatan Kompetensi dan Tanggung Jawab Editorial

Editor-in-chief memiliki peran penting dalam mengarahkan kebijakan redaksi, mengawasi proses editorial, dan menjaga konsistensi penerapan etika publikasi. Pelaksanaan tanggung jawab tersebut membutuhkan kompetensi yang terus dikembangkan seiring dengan kebutuhan pengelolaan jurnal.

Asesmen kompetensi memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sesuai persyaratan skema sertifikasi. Keikutsertaan peserta merupakan bagian dari proses penilaian, sedangkan hasilnya ditentukan melalui mekanisme asesmen yang berlaku.

Harapan Andri menekankan pentingnya penerapan kompetensi dalam pekerjaan sehari-hari. Penguatan kemampuan editor diharapkan tercermin melalui proses penelaahan yang tertib, pengambilan keputusan editorial yang dapat dipertanggungjawabkan, serta penanganan persoalan etika secara konsisten.

Sinergi untuk Menjaga Kualitas Penerbitan Ilmiah

Kerja sama LSP PII dan LPPM Unsoed mempertemukan peran lembaga sertifikasi dalam penilaian kompetensi dengan peran perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia.

Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan jurnal yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas. Penguatan kompetensi editor menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas proses penerbitan sekaligus kepercayaan terhadap publikasi ilmiah.