Roadmap HIPJI 2026–2030
Roadmap HIPJI 2026–2030 merupakan arah strategis pengembangan Himpunan Penerbit Ilmiah Indonesia setelah reposisi organisasi. Roadmap ini disusun untuk memperkuat ekosistem penerbitan ilmiah nasional melalui standar mutu, kompetensi sumber daya manusia, tata kelola metadata, akreditasi penerbit, direktori penerbit ilmiah, transformasi digital, advokasi kebijakan, dan kolaborasi nasional.
Arah Besar Roadmap
Setelah reposisi dari Himpunan Penerbit Jurnal Indonesia menjadi Himpunan Penerbit Ilmiah Indonesia, HIPJI tidak lagi hanya berfokus pada jurnal ilmiah. Cakupan organisasi diperluas untuk menaungi penerbit jurnal, penerbit buku ilmiah, penerbit prosiding, university press, lembaga riset, perguruan tinggi, pengelola platform, editor, reviewer, pengelola metadata, serta mitra ekosistem penerbitan ilmiah.
Roadmap ini menjadi kerangka pengembangan organisasi agar HIPJI mampu berperan sebagai rumah bersama, pusat standar, pusat kompetensi, pusat jejaring, dan penggerak kebijakan penerbitan ilmiah Indonesia. Tujuannya adalah memastikan publikasi ilmiah Indonesia tidak hanya tumbuh secara jumlah, tetapi juga semakin kredibel, terstandar, mudah ditemukan, berintegritas, dan berdaya saing global.
Pilar Strategis HIPJI 2026–2030
Pengembangan HIPJI lima tahun ke depan dibangun melalui delapan pilar strategis yang saling terhubung. Pilar ini menjadi dasar penyusunan program, layanan anggota, kolaborasi, advokasi, dan penguatan kelembagaan.
Direktori Penerbit Ilmiah
Mengembangkan direktori penerbit jurnal, buku ilmiah, prosiding, university press, dan mitra ekosistem sebagai basis data penerbitan ilmiah Indonesia.
Standar Mutu Penerbitan
Menyusun pedoman dan standar tata kelola penerbitan ilmiah yang mencakup jurnal, buku ilmiah, prosiding, metadata, DOI, open access, dan integritas penerbit.
Kompetensi SDM
Mendorong penguatan kompetensi editor, reviewer, manajer jurnal, editor buku, pengelola prosiding, metadata officer, dan pengelola platform publikasi.
Akreditasi Penerbit Ilmiah
Mengembangkan ekosistem penilaian mutu penerbit ilmiah melalui penguatan tata kelola, transparansi, proses editorial, layanan, dan keberlanjutan penerbit.
Metadata dan DOI
Mendorong transformasi metadata publikasi ilmiah agar artikel, buku, chapter, dan prosiding memiliki identitas digital yang akurat, aktif, dan mudah ditelusuri.
Visibilitas dan Indeksasi
Mendukung peningkatan keterlacakan publikasi ilmiah Indonesia melalui penguatan metadata, landing page, indeksasi, sitasi, dan praktik diseminasi akademik.
Infrastruktur Digital
Mendorong penggunaan platform publikasi yang aman, berkelanjutan, mudah diakses, serta mendukung preservasi dan keberlanjutan akses publikasi ilmiah.
Advokasi dan Kolaborasi
Mengawal kebijakan penerbitan ilmiah nasional dan membangun kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, asosiasi, penerbit, dan mitra strategis.
Tahapan Roadmap 2026–2030
Roadmap HIPJI disusun dalam lima tahap pengembangan. Setiap tahun memiliki fokus berbeda, mulai dari konsolidasi kelembagaan hingga penguatan posisi HIPJI sebagai simpul utama ekosistem penerbitan ilmiah Indonesia.
Penguatan Identitas Baru HIPJI
Tahun 2026 menjadi fase konsolidasi setelah reposisi HIPJI sebagai Himpunan Penerbit Ilmiah Indonesia. Fokus utama diarahkan pada pembaruan identitas organisasi, penataan anggota, penyusunan kebijakan dasar, dan penguatan fondasi layanan organisasi.
- Pembaruan narasi kelembagaan dan struktur website HIPJI.
- Penataan data anggota dan kriteria keanggotaan baru.
- Penyusunan kode etik anggota dan pedoman mutu dasar.
- Penguatan hubungan HIPJI dengan LSP Penerbitan Ilmiah Indonesia dan LAPI HIPJI.
- Pemetaan awal penerbit jurnal, buku ilmiah, prosiding, dan mitra ekosistem.
Pengembangan Standar dan SDM Penerbitan Ilmiah
Tahun 2027 diarahkan untuk memperkuat standar mutu penerbitan ilmiah dan kompetensi sumber daya manusia. HIPJI mulai mengembangkan pedoman teknis yang lebih sistematis serta memperluas program peningkatan kapasitas bagi anggota.
- Pengembangan pedoman tata kelola jurnal, buku ilmiah, dan prosiding.
- Penguatan program pelatihan editor, reviewer, manajer jurnal, dan editor buku.
- Perluasan informasi dan akses sertifikasi kompetensi penerbitan ilmiah.
- Pengembangan forum anggota dan klinik penerbitan ilmiah.
- Penyusunan peta kebutuhan kompetensi SDM penerbitan ilmiah Indonesia.
Penguatan Metadata, DOI, dan Infrastruktur Publikasi
Tahun 2028 difokuskan pada penguatan metadata dan transformasi digital publikasi ilmiah. HIPJI mendorong penerbit anggota untuk mengelola metadata secara lebih rapi, menggunakan identitas digital secara benar, dan memastikan publikasi memiliki landing page aktif serta mudah ditemukan.
- Program transformasi metadata jurnal, buku ilmiah, chapter, dan prosiding.
- Penguatan edukasi DOI, ISBN, ISSN, Crossref metadata, dan landing page.
- Penguatan penggunaan OJS, OMP, repository, katalog, dan platform publikasi.
- Advokasi keamanan platform publikasi dan preservasi digital.
- Pengembangan model direktori penerbit dan publikasi ilmiah yang lebih terstruktur.
Penguatan Mutu Penerbit dan Reputasi Kelembagaan
Tahun 2029 diarahkan untuk memperkuat pengakuan mutu penerbit ilmiah. HIPJI mendorong lahirnya sistem penilaian mutu penerbit yang transparan, edukatif, dan berorientasi pembinaan.
- Penguatan ekosistem akreditasi atau penilaian mutu penerbit ilmiah.
- Penyusunan indikator tata kelola penerbit jurnal, buku ilmiah, dan prosiding.
- Peningkatan visibilitas penerbit anggota melalui direktori dan kanal resmi HIPJI.
- Pengembangan program praktik baik penerbitan ilmiah Indonesia.
- Perluasan kerja sama dengan asosiasi, perguruan tinggi, lembaga riset, dan mitra strategis.
HIPJI sebagai Simpul Ekosistem Penerbitan Ilmiah Indonesia
Tahun 2030 menjadi fase penguatan posisi HIPJI sebagai simpul nasional penerbitan ilmiah Indonesia. HIPJI diarahkan menjadi rujukan dalam standar, kompetensi, direktori, advokasi, dan kolaborasi penerbitan ilmiah yang berdaya saing global.
- Penguatan posisi HIPJI sebagai organisasi rujukan penerbit ilmiah Indonesia.
- Pengembangan jejaring nasional dan internasional penerbitan ilmiah.
- Penguatan publikasi ilmiah Indonesia agar lebih terlihat, terhubung, dan berdampak.
- Pengembangan model kolaborasi berkelanjutan antar penerbit, universitas, lembaga riset, dan mitra.
- Pemantapan HIPJI sebagai rumah bersama penerbit ilmiah Indonesia.
Program Unggulan 2026–2030
Untuk menjalankan roadmap ini, HIPJI mengembangkan sejumlah program unggulan yang menjadi instrumen penguatan anggota dan ekosistem penerbitan ilmiah nasional.
Indonesian Scholarly Publishers Directory
Direktori penerbit ilmiah Indonesia yang memuat penerbit jurnal, penerbit buku ilmiah, prosiding, university press, lembaga riset, dan mitra ekosistem.
HIPJI Publishing Standards
Pusat pedoman mutu penerbitan ilmiah yang mencakup etika publikasi, tata kelola editorial, metadata, DOI, open access, indeksasi, keamanan platform, dan integritas penerbit.
Scholarly Metadata Transformation
Program penguatan metadata publikasi ilmiah agar artikel, buku, chapter, dan prosiding memiliki identitas digital yang baik, aktif, dan mudah ditelusuri.
Certified Publishing Professionals
Penguatan kompetensi profesional penerbitan ilmiah melalui pelatihan, asesmen, sertifikasi, dan pengembangan kapasitas SDM penerbitan.
Publisher Accreditation Program
Pengembangan penilaian mutu penerbit ilmiah untuk memperkuat tata kelola, transparansi, proses editorial, layanan, dan keberlanjutan penerbit.
Journal, Book & Proceedings Visibility
Program peningkatan visibilitas jurnal, buku ilmiah, dan prosiding melalui penguatan metadata, direktori, landing page, indeksasi, dan diseminasi akademik.
Open Scholarly Publishing Infrastructure
Penguatan infrastruktur publikasi ilmiah berbasis OJS, OMP, repository, katalog, sistem metadata, keamanan platform, backup, dan preservasi digital.
National Policy Advocacy
Advokasi kebijakan penerbitan ilmiah nasional agar regulasi, standar, dan program pemerintah lebih berpihak pada penguatan mutu dan keberlanjutan penerbit ilmiah.
Member Collaboration Forum
Forum kolaborasi anggota untuk berbagi praktik baik, menyusun agenda strategis, membangun jejaring, dan memperkuat ekosistem penerbitan ilmiah Indonesia.
Indikator Arah Pengembangan
Roadmap ini perlu diikuti dengan indikator pengembangan agar program HIPJI dapat dipantau secara berkala. Indikator berikut bersifat arah strategis dan dapat diperbarui sesuai keputusan organisasi.
Penguatan Keanggotaan
Terbangunnya data anggota yang lebih rapi, terverifikasi, dan mencerminkan cakupan baru HIPJI sebagai organisasi penerbit ilmiah, bukan hanya penerbit jurnal.
Penguatan Pedoman Mutu
Tersedianya pedoman penerbitan ilmiah yang dapat menjadi rujukan anggota dalam mengelola jurnal, buku ilmiah, prosiding, metadata, DOI, dan platform publikasi.
Penguatan Kompetensi SDM
Meningkatnya keterlibatan editor, reviewer, manajer jurnal, editor buku, pengelola prosiding, dan pengelola platform dalam program pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
Penguatan Visibilitas Publikasi
Meningkatnya kualitas metadata, keterlacakan publikasi, keberlanjutan landing page, dan keterhubungan publikasi ilmiah Indonesia dengan ekosistem indeksasi dan identitas digital.
Penguatan Mutu Penerbit
Berkembangnya sistem pembinaan dan penilaian mutu penerbit ilmiah yang memperkuat transparansi, tata kelola editorial, etika publikasi, layanan, dan keberlanjutan penerbit.
Penguatan Advokasi Nasional
Terbangunnya posisi HIPJI sebagai mitra dialog dalam isu kebijakan penerbitan ilmiah, akreditasi, sertifikasi, indeksasi, metadata, open access, dan keberlanjutan penerbit ilmiah Indonesia.
Menjadi Bagian dari Roadmap HIPJI
Roadmap HIPJI 2026–2030 hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi anggota, pengurus, mitra strategis, perguruan tinggi, lembaga riset, penerbit, editor, reviewer, pengelola platform, dan seluruh pelaku penerbitan ilmiah Indonesia.
HIPJI — Menguatkan Penerbit Ilmiah, Menjaga Integritas Publikasi Ilmiah Indonesia.