HIPJI Sukses Selenggarakan Seminar Nasional 2025

Seminar Nasional HIPJI 2025

HIPJI Gelar Seminar Nasional untuk Membangun Ekosistem Penerbitan Ilmiah yang Kredibel

“Membangun Ekosistem Penerbitan Ilmiah yang Kredibel melalui Kompetensi Tenaga Penerbit”

Yogyakarta, 23 Agustus 2025

Yogyakarta, 23 Agustus 2025 — Himpunan Penerbit Jurnal Indonesia (HIPJI) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional 2025 dengan tema “Membangun Ekosistem Penerbitan Ilmiah yang Kredibel melalui Kompetensi Tenaga Penerbit.”

Acara ini menghadirkan para pemangku kepentingan di bidang penerbitan ilmiah, mulai dari pengelola jurnal, dosen, peneliti, hingga praktisi, yang bersama-sama membahas strategi membangun ekosistem penerbitan ilmiah yang lebih profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.

Kompetensi Tenaga Penerbit sebagai Fondasi Mutu Publikasi

Kualitas penerbitan ilmiah tidak hanya ditentukan oleh sistem dan teknologi, tetapi juga oleh kompetensi editor, reviewer, penulis, pengelola jurnal, dan seluruh tenaga profesional yang terlibat dalam proses publikasi.

01

Pengelola Jurnal

Memperkuat tata kelola, kebijakan editorial, dan keberlanjutan penerbitan ilmiah.

02

Dosen

Meningkatkan pemahaman mengenai kualitas naskah, etika, dan standar publikasi ilmiah.

03

Peneliti

Mendorong hasil penelitian yang kredibel, relevan, dan memiliki kontribusi akademik.

04

Praktisi

Membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan penerbitan ilmiah.

Ketua Umum HIPJI, Andri Putra Kesmawan, menegaskan bahwa seminar ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat komitmen HIPJI dalam menjaga integritas publikasi ilmiah.

Dengan hadirnya Lembaga Sertifikasi Profesi , kami berharap sertifikasi kompetensi dapat menjadi filter sekaligus penguat kualitas bagi editor, reviewer, maupun penulis.

Andri Putra Kesmawan — Ketua Umum HIPJI

Sertifikasi kompetensi diharapkan menjadi instrumen untuk memastikan bahwa sumber daya manusia penerbitan ilmiah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar profesi. Penguatan kompetensi juga diperlukan agar proses editorial, penelaahan sejawat, penyuntingan, dan pengelolaan publikasi dapat dilaksanakan secara profesional dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, HIPJI menegaskan peran strategisnya dalam mendukung peningkatan mutu publikasi ilmiah di Indonesia sekaligus mendorong reputasi akademik bangsa di tingkat internasional.

Profesionalisme

Mendorong tenaga penerbitan ilmiah bekerja berdasarkan standar kompetensi dan praktik profesional.

Integritas

Memperkuat etika publikasi, transparansi editorial, dan kredibilitas proses ilmiah.

Keberlanjutan

Membangun ekosistem penerbitan ilmiah yang kuat, adaptif, dan berdaya saing.

HIPJI — Menguatkan Kompetensi Tenaga Penerbit untuk Mewujudkan Publikasi Ilmiah yang Kredibel dan Bermutu.