HIPJI · RILIS ORGANISASI
Penulis perlu memperoleh informasi yang jelas tentang biaya dan prosedur sebelum memutuskan mengirimkan naskah.
Transparansi Biaya Publikasi Jurnal Mendukung Kepercayaan
Himpunan Penerbit Ilmiah Indonesia (HIPJI) mengajak penerbit dan pengelola jurnal memperjelas informasi biaya serta proses publikasi pada situs masing-masing. Transparansi tersebut diharapkan membantu penulis mengambil keputusan secara sadar dan mengurangi kesalahpahaman selama proses editorial.
Informasi biaya perlu menggunakan istilah yang mudah dipahami. Penulis perlu dapat membedakan biaya pengajuan naskah, biaya pemrosesan artikel atau article processing charge (APC), serta layanan tambahan jika memang tersedia.
“Penulis berhak memperoleh penjelasan yang jelas mengenai biaya dan proses sebelum mengirimkan naskah. HIPJI mendorong penerbit menyampaikan informasi tersebut secara terbuka, menjaga independensi keputusan editorial, dan menyediakan jalur komunikasi yang mudah diakses.”
Andri Putra Kesmawan, Ketua Umum HIPJI
Jelaskan Jenis Biaya, Waktu Penagihan, dan Keringanan
HIPJI mendorong jurnal menyampaikan biaya penulis secara jelas sejak sebelum pengajuan naskah. Jika tidak ada biaya, keterangan itu juga perlu dinyatakan.
Sebagai usulan penerapan, HIPJI mendorong halaman biaya mencantumkan nominal, mata uang, komponen layanan, dan tahap penagihan. Jika tarif berbeda menurut jenis artikel, perbedaan tersebut perlu dijelaskan agar penulis memahami kewajibannya.
Ketentuan keringanan atau pembebasan biaya, yang sering disebut fee waiver, sebaiknya menjelaskan pihak yang dapat mengajukan, cara pengajuan, dan waktu penyampaian keputusan. Pengelola juga dapat menambahkan kebijakan pembatalan dan pengembalian pembayaran yang sesuai dengan layanan yang diberikan.
Pembayaran Perlu Dikelola dengan Menjaga Independensi Editorial
Biaya penerbitan perlu dikomunikasikan bersama alur penilaian naskah. HIPJI menekankan bahwa biaya penulis atau status pembebasan biaya tidak boleh memengaruhi keputusan editorial.
HIPJI mengusulkan agar informasi pembayaran menjelaskan status naskah pada setiap tahap dan tidak memberikan kesan bahwa pembayaran menjamin penerimaan. Jika tersedia layanan tambahan, pengelola perlu menjelaskan apakah layanan tersebut bersifat opsional serta hubungannya dengan proses editorial.
Pengelola perlu menjaga komunikasi yang konsisten antara laman biaya, panduan penulis, surat penerimaan, dan tagihan. Perbedaan informasi dapat menimbulkan kebingungan meskipun tidak dimaksudkan demikian.
Transparansi Juga Mencakup Proses Publikasi
HIPJI mendorong pengelola menjelaskan tahapan pemeriksaan awal, penelaahan, revisi, keputusan editorial, dan penerbitan. Perkiraan durasi dapat disertakan dengan menjelaskan bahwa kebutuhan revisi dan ketersediaan penelaah dapat memengaruhi waktu proses.
Sebagai langkah evaluasi, penerbit dapat meminta tim membaca ulang seluruh panduan dari sudut pandang calon penulis. Pertanyaan yang perlu dijawab antara lain: biaya apa yang mungkin timbul, kapan biaya ditagihkan, siapa yang dapat dihubungi, dan bagaimana keluhan ditangani.
Ajakan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola penerbitan ilmiah. HIPJI mendorong keterbukaan informasi menjadi kebiasaan kerja yang didukung pembagian tanggung jawab dan pembaruan kebijakan secara berkala.