LSP PII Perkuat Kompetensi Editor Jurnal Ilmiah melalui Asesmen di Unsoed

LSP PII · Asesmen Kompetensi

Sinergi LSP PII bersama LPPM Universitas Jenderal Soedirman untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme editor jurnal ilmiah.

Foto bersama pada kegiatan asesmen kompetensi Editor Jurnal Ilmiah LSP PII bersama LPPM Unsoed, 29 Oktober 2026.
Foto bersama dalam kegiatan asesmen kompetensi Editor Jurnal Ilmiah LSP PII bersama LPPM Unsoed di Fakultas Pertanian Unsoed, Kamis (29/10/2026).
47 pesertaMengikuti asesmen kompetensi
29 Oktober 2026Fakultas Pertanian Unsoed
Editor Jurnal IlmiahSkema sertifikasi

PURWOKERTO — Lembaga Sertifikasi Profesi Penerbitan Ilmiah Indonesia (LSP PII) melaksanakan asesmen kompetensi dengan skema Editor Jurnal Ilmiah bersama LPPM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Fakultas Pertanian Unsoed, Purwokerto, ini diikuti 47 peserta.

Pelaksanaan asesmen menjadi bagian dari upaya LSP PII dalam mendukung penguatan kompetensi sumber daya manusia penerbitan ilmiah. Editor memiliki tanggung jawab penting dalam menjalankan proses editorial yang tertib, konsisten, dan berlandaskan etika publikasi.

Direktur LSP PII, Epik Finilih, menekankan pentingnya sinergi dengan perguruan tinggi untuk mendukung pengelola jurnal yang kompeten dan profesional.

“Melalui sinergi antara LSP Penerbitan Ilmiah Indonesia dan LPPM Universitas Jenderal Soedirman, kami berupaya memperkuat kompetensi pengelola jurnal melalui asesmen kompetensi Editor Jurnal Ilmiah. Kami berharap kegiatan ini mendukung terwujudnya pengelola jurnal yang kompeten dan tersertifikasi, serta mendorong tata kelola jurnal yang lebih profesional dan bertanggung jawab,” ujar Epik Finilih.

Epik Finilih
Direktur LSP PII

Penilaian Kompetensi untuk Mendukung Profesionalisme Editor

Asesmen memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan sesuai persyaratan skema sertifikasi yang diikuti. Penilaian kompetensi menjadi bagian penting dalam memastikan kesesuaian kemampuan seseorang dengan tuntutan pekerjaannya.

Dalam pengelolaan jurnal ilmiah, profesionalisme editor tercermin melalui pelaksanaan tanggung jawab editorial, koordinasi dengan pihak yang terlibat, serta konsistensi penerapan kebijakan dan etika publikasi. Karena itu, penguatan kompetensi editor memiliki keterkaitan erat dengan kualitas proses pengelolaan jurnal.

Keikutsertaan 47 peserta dalam kegiatan ini merupakan bagian dari proses sertifikasi. Hasil penilaian kompetensi ditentukan melalui mekanisme asesmen yang berlaku.

Mendorong Penerapan Kompetensi secara Berkelanjutan

Penguatan kompetensi perlu diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kemampuan editor harus didukung oleh kebijakan redaksi yang jelas, dokumentasi proses yang tertib, serta evaluasi pelaksanaan tugas secara berkala.

Pelaksanaan asesmen di Unsoed menjadi salah satu bentuk sinergi LSP PII dengan perguruan tinggi dalam pengembangan profesionalisme pengelola jurnal. Melalui kegiatan ini, penguatan kompetensi diharapkan dapat mendukung tata kelola jurnal ilmiah yang semakin profesional, transparan, dan bertanggung jawab.